Slider[Style1]

BONE BOLANGO - (16/2) Sering munculnya penyegelan sekolah oleh warga yang mengaku ahli waris tanah sangat mengganggu proses kegiatan belajar mengajar di llingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Bone Bolango. Hal ini mendapat perhatian dari aleg Komisi II DPRD Bone Bolango Yusuf Kune. Melalui line telpon pada Senin (16/2) Yusuf menyampaikan bahwa kehadiran polemik itu dikarenakan tidak tertibnya berbagai persyaratan administrasi dalam pembangunan gedung sekolah.

Olehnya Yusuf meminta kepada Pemerintah Daerah agar memprioritaskan syarat-syarat pendirian bangunan pendidikan sebelum pembangunan dimulai. "Penyegelan oleh warga pada beberapa sekolah yang lalu itu semua terkait dengan pembebasan lahan. Harusnya ini sudah tuntas diawal sebelum pembangunan sekolah. Kalau pemerintah tidak tegas, masa datang nanti pemda akan merugi dan bisa menimbulkan pertikaian,"ujar Yusuf Kune menjelaskan detail peristiwa penyegelan sekolah di Kecamatan Suwawa.

Selain itu juga, Yusuf meminta agar pemerintah bisa lebih teliti lagi dan punya data yang lengkap terkait perusahaan ataupun kontraktor yang masuk ke Bone Bolango. "Karena bisa saja sudah bermasalah dan diblacklist pemda, tapi masuk lagi dengan nama perusahaan yang berbeda. Makanya saya berharap pemerintah harus antisipatif; agar ada verifikasi yang berlapis sebagaimana ketentuan perundang-undangan,"tutup Yusuf  mengakhiri bincangnya. (ndra)

About Unknown

www.pksgorontalo.com adalah situs resmi Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Gorontalo. Web ini sebagai pusat informasi perkembangan dakwah kami sekaligus media pemersatu harapan rakyat Gorontalo. Kami akan terus bekerja dan melayani tak kenal hari dan momen demokrasi
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top