Slider[Style1]

BOALEMO – Keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di Pasar Tradisional Desa Hungayonaa Kecamatan Tilamuta mendapat perhatian khusus dari Aswan Djamaluddin, aleg dapil Tilamuta, karena tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Menurut Aswan, pengunjung pasar mengeluh dan resah terhadap keberadaan limbah yang mengeluarkan aroma tak sedap di dalam pasar. “Bukan hanya warga yang resah, saya juga masuk ke dalam pasar tersebut merasa tidak nyaman. Bila ini dibiarkan secara terus menerus, bukan cuma gangguan pada indra penciuman, tapi juga bisa menimbulkan penyakit bila limbah-limbah tersebut tidak diolah atau dibuang dari pasar,”jelas Aswan prihatin.

Menurut Aswan, dinas terkait harus segera menindaklanjuti kelanjutan operasional IPAL tersebut, karena telah dibangun dengan dana APBD. “Pasar ini menyangkut hidup banyak orang, bila kemudian tidak ditata rapi bisa menimbulkan banyak masalah. Sehingganya kami Komisi III berharap masalah ini bisa segera ditindaklanjuti, “tutur Aswan usai silaturrahmi bersama Ketua Komisi XI DPR RI Fadel Muhammad pada pekan lalu (6/2) di DPRD.

Bila penataan pasar tersebut dapat dituntaskan, Aswan yakin dapat memacu perputaran ekonomi di pasar tradisional tersebut. Karena warga akan nyaman berbelanja dan pedagang yang berjualan juga itu senang. (Is)

About Unknown

www.pksgorontalo.com adalah situs resmi Partai Keadilan Sejahtera Provinsi Gorontalo. Web ini sebagai pusat informasi perkembangan dakwah kami sekaligus media pemersatu harapan rakyat Gorontalo. Kami akan terus bekerja dan melayani tak kenal hari dan momen demokrasi
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar:

Post a Comment


Top