Slider[Style1]

Dunia Penerbangan Indonesia Harus Direformasi

JAKARTA (3/3) - Masalah penerbangan menjadi konsen Komisi V DPR  dengan dibentuknya Panitia Kerja (Panja) Keselamatan, Keamanan dan Peningkatan Kualitas  Penerbangan.
“Komisi V melihat dunia penerbangan kita banyak bolongnya sehingga harus direformasi mulai dari sektor hulu. Kita minta Kemenhub mulai bekerja menata regulasi,” kata Wakil Ketua Komisi V DPR Yudi Widiana Adia kepada wartawan di sela-sela memimpin kunjungan kerja ke Sumsel dan Bengkulu, baru-baru ini.
Menurut politisi PKS ini, regulasi perlu segera dilakukan bukan hanya sebagai pencitraan dan membuat Humas yang baik sehingga terjadi diaolog yang terbuka dengan Kemenhub dan elemen yang terkait dengan dunia penerbangan.
Dalam reses masa persidangan II tahun 2014-2015, Tim Komisi V menitikberatkan pemantauan pembangunan infrastruktur, selain jalan trans Sumatera, pembangunan jalur ganda (doble track) KA di Sumsel, juga  berdialog dengan jajaran Otoritas Bandara Wilayah VI, Direksi AP II serta meninjau langsung  perluasan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II, bandara Salampari di Kabupaten Musi Rawas dan Bandara Fatmawati Soekarno di Bengkulu.
Anggota Komisi V Sukur Nababan  mengharapkan, bagaimana seluruh system penerbangan berjalan dengan baik.  Salah satu rekomendasi Komisi V adalah, dengan liingkup kerja yang sangat luas sementara SDM terbatas dan kualitas  yang belum menunjang  serta  masalah navigasi adalah  problem penerbangan kita.
“Kita perlu perbaiki, dengan focus bagaimana memastikan semua sistem regulasi bisa berhasil dengan baik, sehingga resiko penerbangan keamanan dan keselamatan harus diatas segala-galanya,” tambah Sukur.
Kepada Tim Komisi V, jajaran Otoritas Penerbangan Wilayah V mengakui, di daerah hanya bisa menerima keadaannya saja sementara ijin penerbangan ditentukan oleh pusat, dan selama ini kalau ada air line yang bermasalah tidak ada law enforcement. Kalau air line bermasalah diberi sanksi akan jera dan tak mau melakukan lagi. Kasus seperti terjadi lagi dan  berulang sementara tidak ada sanksi, pencabutan.
Masalahnya menurut dia, sudah muncul  dari menteri yang lama ke menteri yang baru.
“Contohnya masalah narkoba, ada hukuman mati, selesai. Karena itu kalau Menhuib memberi sanksi tegas, maka otoritas bandara termasuk yang ada di daerah akan melaksanakan,” ujarnya.
Pajabat Otoritas Bandara Wilayah VI yang juga mantan pilot ini menegaskan, pernah meng-grounded 40 pilot yang over time selama  4 bulan sehingga banyak pesawat tidak terbang. Ditegaskan kembali, tindakan tegas bagi air line yang melanggar yang berdampak pada terlantarnya penumpang, harus ada keberanian.
“Jadi sekali lagi, ini kewenangan pusat, di daerah tinggal melaksanakan,”  ujarnya menambahkan.
Sumber: http://dpr.go.id

Legislator PKS Dorong Terus Sosialisasi 4 Pilar Berbangsa

LABUHAN BATU (3/3) - Empat pilar berbangsa dan bernegara, yaitu Pancasila, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dan UUD 1945 harus terus disosialisasikan karena sudah menjadi bagian dari soko guru kehidupan berbangsa di negara ini. 

Demikian dikemukan anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Iskan Qolba Lubis dalam seminar Sosialisasi Empat Pilar  Berbangsa dan Bernegara” di Labuhan Batu, Sumatera Utara, kemarin (3/3). 

Dia mengatakan, DPR sebagai penjelmaan wakil rakyat Indonesia, memiliki tanggung jawab untuk mengukuhkan nilai-nilaifundamental kehidupan berbangsa dan bernegara, sesuai dengan mandat konstitusional yang diembannya.

Karenanya, searah dengan tugas dan fungsinya itu, DPR akan terus melaksanakan tugas memberikan pemahaman nilai-nilai luhur bangsa yang terdapat pada Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika kepada masyarakat. 

Iskan memaparkan, empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara harus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari demi terwujudnya masyarakat yang adil dan sejahtera. 

UUD 1945 yang telah diamandemen sampai empat kali, menurut dia, juga tidak perlu diperdebatkan karena mampu menyelesaikan persoalan politik dan kenegaraan  sesuai dengan kebutuhan. Begitu pun bentuk NKRI perlu dilestarikan karena terbukti sudah mampu mempersatukan berbagai etnik yang amat beragam dan wilayah yang begitu luas. 

"Sekarang bukan jamannya lagi mempertentangkan antara bentuk negara kesatuan dan negara federasi, karena itu perdebatan masa lalu,” pungkasnya.
Sumber: www.rmol.co

Aleg PKS Harap Petani Jagung Diberikan Fasilitas Jemur Jagung

BOTU - (2/3) Aktivitas persiapan jelang panen jagung mulai terlihat dibeberapa tempat, antaranya di Desa Isimu Utara Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Pergerakan petani ini menarik perhatian Manaf Hamzah, aleg Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo yang juga selama ini sering berinteraksi dengan petani jagung, karena ternyata para petani berhadapan dengan masalah keterbatasan fasilitas penjemuran jagung.

Di sela-sela kegiatan LPK tanggal 26 Februari - 01 Maret kemarin, Manaf menyempatkan diri mengunjungi dan berdialog dengan para petani. Manaf menyaksikan para petani harus antri untuk menjemur jagung pada salah satu tempat penggilingan yang memiliki areal penjemuran. "Petani sempat menyampaikan kesulitan mereka karena keterbatasan fasilitas penjemuran. Sehingganya, walaupun ini teknis, saya usulkan ke Dinas terkait kiranya bisa membagikan terpal atau sejenisnya untuk menjadi tempat penjemuran jagung. Karena juga kalau dibuat secara permanen, butuh biaya besar dan pasti juga bakal terbatas. Ini akan sangat membantu petani,"ujar Manaf menyampaikan kesulitan petani jagung.

Manaf juga menegaskan bahwa fasilitas penjemuran ini sangat dibutuhkan, karena bila petani menjual jagung setelah dipipil tanpa melalui proses penjemuran, mereka hanya akan memperoleh harga jual yang tidak maksimal. Berbeda bila sudah dijemur, harga jualnya lebih tinggi. Sehingganya Manaf menghimbau agar hal ini menjadi perhatian dari instansi teknis untuk mengadakan bantuan fasilitas penjemuran, karena sebentar lagi masuk masa panen jagung di Gorontalo. (Lee)

Gerakan Jabar Menghafal Tingkatkan Minat Baca Al Quran

BANDUNG (2/3) - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan meluncurkan gerakan "Jabar Menghafal" sebagai upaya meningkatkan minat baca Al Quran bagi siswa-siswi di SMAN 3 dan 5 Kota Bandung, Senin.
"Hari ini ada 15 sekolah tingkat SMA di Jawa Barat yang ikut dalam program Jabar Menghafal ini," kata Ahmad Heryawan.

Ke-15 SMA yang ikut dalam program tersebut di antaranya adalah SMA di Kota Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, Cirebon dan Kabupaten Sukabumi.

Pria yang akrab disapa Aher ini mengatakan, ke depannya program ini tidak hanya diikuti oleh pelajar tingkat SMA saja.

"Ke depan akan juga di-launching Jabar Menghafal untuk SD-SMA. Ada 7,6 juta orang jumlah murid SD-SMA di Jabar...," kata Aher.

Menurut dia, jika generasi muda mengusai ilmu agama dan teknologi dan informasi maka mereka bisa membangun peradaban dunia dengan lebih baik lagi. 

"Kita kurang sejahtera karena pendidikan dan perkembangan IT tidak kita kuasai. Insya Allah kita dekat ilmu agama dan IT dikuasai. Maka disitu kita akan membangun sejarah peradaban dunia yang lebih baik," kata dia.

Pada acara tersebut juga hadir Ustad Yusuf Mansur yang juga memiliki program hafalan Al Quran yakni Gerakan One Day One Juz.

Selain itu, dilaksanakan juga teleconference antara Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dengan 13 perwakilan SMA yang ikut program tersebut.
Sumber: http://www.antaranews.com

Rekrut Tenaga Ahli Secara Terbuka, Fraksi PKS Pastikan Tidak Ada KKN

Jakarta (2/3) - Rekrutmen Tenaga Ahli Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI memasuki test tertulis gelombang kedua, Senin (2/3).
Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini mengatakan, peserta yang diseleksi oleh Fraksi PKS dijalankan secara profesional dan dipastikan tidak ada Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme (KKN).
Oleh karena itu, lanjut Ketua DPP PKS ini, Fraksi PKS menggandeng lembaga profesional di bidang sumber daya manusia (SDM) untuk menyiapkan serangkaian tes, termasuk tes tertulis yang dilakukan Senin (23/2) lalu dan hari ini, Senin (2/3), di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta. Rencananya untuk tes tertulis akan dilaksanakan dalam empat gelombang.
"Tidak ada KKN. Kami serius dan profesional dalam merekrut tenaga ahli agar benar-benar mendapatkan putra-putri bangsa yang kompeten untuk mewujudkan visi Fraksi PKS 'Terdepan Dalam Reformasi Parlemen'. Fraksi PKS akan memilih yang terbaik dan objektif berdasarkan hasil tes," ujar legislator asal Banten ini.
Jazuli menyampaikan, bahwa sampai dengan ditutupnya pendaftatan online welalui www.pks.or.id tercatat ada 1.200 pelamar dengan komposisi ratusan Sarjana (S1) dan Magister (S2) serta puluhan Doktor/Kandidat Doktor (S3).
"Sebagai Ketua Fraksi, tentu saya mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas partisipasi peserta. Animonya luar biasa untuk ikut mendukung parlemen yang lebih profesional," pungkas Jazuli.

Sumber : www.pks.or.id

Aher: Bacaan Anak Muda Harus Diarahkan

Jakarta (2/3) – Usai menjadi pembicara dalam acara bedah buku ‘The Golden Story of Abu Bakar Ash Shidiq’ di Islamic Book Fair (IBF) 2015, yang digelar di Istora Senayan, Jakarta, Ahad (1/3), Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengungkapkan, bahwa pihak orang tua harus mengarahkan buku bacaan yang baik bagi anak. Hal ini untuk membentuk struktur pola pikir serta pengetahuan yang baik bagi generasi muda saat ini.

Menurut Aher, anak-anak muda harus gemar membaca dan menjadikan hal tersebut menjadi sebuah kebiasaan. Mereka harus membaca bacaan yang memiliki makna, tertutama buku agama yang akan membentuk masa depan masyarakat dan generasi muda yang lebih baik.

“Anak-anak muda itu harus gemar membaca, dan bacaannya harus diarahkan dengan baik oleh orang tua dan kita semuanya. Supaya dalam pikiran mereka terbentuk struktur pikiran dan pengetahuan yang baik. Sebab kalau rajin baca pun, manakala bahan bacaannya tidak dibimbing oleh kita ada banyak pengetahuan yang masuk ke pikiran anak-anak dan generasi muda kita, tapi pikirannya tidak terstruktur. Ini masalah juga," tutur kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Untuk itu, Aher mengharapkan hal tersebut akan mengarahkan para generasi muda menuju kehidupan yang baik. “Jadi kita ingin anak-anak punya pikiran dan pengetahuan yang memadai tapi pada saat yang bersamaan pikiran mereka juga terstruktur dengan baik, sehingga ilmu yang mereka dapatkan dari bacaan tersebut membimbing mereka sampai pada jalan yang benar dan kehidupan yang mengarahkan pada kebaikan," ungkap Aher.

Aher pun mengatakan, untuk meningkatkan minat baca pada anak-anak dan generasi muda saat ini, para orang tua dan guru harus mengajarkan anak-anaknya untuk menjadikan membaca menjadi sebuah kebiasaan. Ia menyarankan agar para orang tua untuk menyediakan bahan bacaan yang baik di rumahnya masing-masing, dan pihak sekolah untuk dapat menyediakan perpustakaan, serta para guru yang dapat membimbing anak-anaknya agar gemar membaca.

Islamic Book Fair (IBF) 2015 dihelat selama 10 hari mulai tanggal 27 Februari - Maret 2015. Dengan mengangkat tema ‘Di Bawah Naungan Al-Quran’, IBF ke-14 ini hadir dengan puluhan penerbit dari dalam dan luar negeri dengan total 420 stand pameran. Selain itu, ada pula wahana hiburan dengan menghadirkan pameran Replika Mummy Firaun dan pedang Nabi serta para sahabat, juga menyajikan sebanyak 100 mata acara meliputi pameran buku, jumpa tokoh nasional dan internasional, talk show, aneka lomba, penganugerahan penyanyi nasyid, Idola Nasyid Indonesia, seminar, dan sebagainya.
Sumber: Humas Pemprov Jabar

PKS dan Pemda Banggai Terus Bangun Sinergitas Bina Masyarakat

Banggai, Sulteng (1/3) - Anggota Komisi A dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (F-PKS) DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) Sri Atun melakukan serap aspirasi kepada warga Kecamatan Toili, Kecamatan Toili Barat dan Kecamatan Moilong, Ahad (1/3). Acara yang berlangsung di salah satu rumah makan di kawasan pariwisata Pantai Pandanwangi, Desa Pandanwangi di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai ini dihadiri kurang lebih 150 peserta yang terdiri dari struktur PKS, masyarakat sekitar, kepala desa, pemerintah kecamatan dan Anggota DPRD Kabupaten Banggai dari F-PKS Mursidin.
Pemeritah Kecamatan Toili Barat yang diwakili oleh KASI pemeritahan Suripno, menyampaikan apresiasinya kepada anggota dewan dari PKS yang telah bersedia mendatangi Kecamatan Toili Barat. "Kami memberikan apresiasi kepada Aleg PKS sudah mau turun jauh-jauh dari ibu kota provinsi untuk bertemu langsung dengan konstituen di Kabupaten Banggai, khususnya kecamatan toili, toili barat dan moiling," kata Suripno, Ahad (1/3).
Dia juga memberikan saran dan harapan kepada anggota dewan dari PKS agar ke depanya bisa menjadi mitra pemerintah kecamatan dalam segala hal. "Bukan hanya dalam pembangunan fisik tapi juga non fisik, khususnya dalam pembinaan mental dan spiritual masyarakat karena seiring perkembangan derah Toili gaya hidup masyarakat juga sudah mulai berubah dan sedikit menyimpang, khususnya para generasi muda," tuturnya. Dia juga menambahkab, semoga PKS bersama wakil rakyatnya menjadi salah satu pelopor penggerak kegiatan program-program keagaamaan dikalangan remaja.
Menanggapi pemaparan dari pihak kecamatan, Sri mengatakan, bahwa semua masukan yang didapatnya adalah cambuk buat anggota DPR agar lebih baik lagi dalam bekerja.
"Ini cambuk untuk kami di DPR, agar lebih serius dalam mencanangkan program pembinaan terhadap generasi muda," kata Sri.
Selain itu, lanjut Sri, pihaknya meminta kepada para tokoh masyarakat, agama dan pemuda agar lebih bersinergi dalam pembinaan masyarakat secara umum.
"Semoga ke depan masyarakat, pemerintah desa dan kecamatan agar menjadi mitra anggota dewan dalam segala hal sehingganya koordinasi dan komunikasi tentang perkembangan daerah akan lebih mudah diakses," ujarnya,
Sri juga sempat menyinggung soal regulasi perekrutan tenaga kerja di perusahaan yang ada di kabupaten Banggai. Menurutnya, perekrutan yang ada sudah mulai tidak fair. Pihaknya, lanjut Sri, terus berupaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan menjadwalkan hearing keperusahaan terkait.
Menanggapu hal tersebut, Musidin selaku Anggota Komisi 1 DPRD Banggai menjelakan, bahwa pihaknya selaku komisi terkait telah menindaklanjuti dengan mendatangi pihak perusahaan dan mencoba untuk terus menekan dan mendesak perusahaan tersebut agar segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait hingga masalah ini terselesaikan dan tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan.
Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 2 jam ini, Sri Atun mengaku, lebih banyak mendengar aspirasi, keluhan dan usulan masyarakat Toili. Pada umumnya keluhan yang disampaikan masyarakat adalah seputar fasilitas pendidikan, kesehatan dan lapangan pekerjaan yang kurang memadai. Meski sebahagian besar keluhan dari masyarakat bukan bidang garapan komisi Sri Atun, namun dirinya berjanji untuk mencoba memperjuangkan aspirasi masyarakat Toili sesuai dengan batas kemampuannya di Parlemen.
Sumber: Humas PKS Sulteng

Top